Life begins at 51.  Bisa jadi itu kalimat yang tepat untuk mengantar ‘lahirnya’ keberadaan digital saya, dengan menggunakan nama saya sebagai …..  Mempunyai web personal bukan hal yang aneh lagi di abad 21 ini.  Saya ingat ketika pertama kali seorang rekan philipino saya menyampaikan mengenai hal tersebut belasan tahun lalu, saya sendiri sempat berkomentar ‘what for?’.  Namun, sejak saya berprofesi sebagai trainer, saya mulai merasakan perlunya hal tersebut dan mem-book nama web ini sejak sekitar 5 tahun lalu.

Bisa jadi agak telat juga memulai di usia ini, but better late than never, sambil berharap saya termasuk late bloomer, mereka yang semakin aktif berkarya justru di usia senior (pilihan kata yang lebih positif, dibanding tua…hehehe).  Istilah ini saya ambil dari Gladwell di bukunya What the Dog Saw (hal 361).

Lalu, kenapa menunda?  Sederhana saja.   Tidak ada yang unik dan berarti yang bisa di-share secara khusus lewat web personal.  Saya merasa tidak nyaman bila menggunakan web personal untuk oversell diri sendiri, sehingga saya menunggu diri saya lebih siap.

Lalu, kenapa sekarang?  Paling tidak karena sudah ada satu blog saya yang launching di 1 September tahun lalu, www.produktivitasdiri.co.id.  Dan untuk mempermudah saya mengingat tanggal kelahiran blog personal saya, maka saya ingin me-launch-nya di hari kelahiran saya.

Sebagian orang mengumpulkan semua tulisannya dalam satu blog.  Bila Allah berkenan memberikan umur yang barokah, Insya Allah, blog Produktivitas Diri dan blog ini, bukan menjadi blog terakhir yang akan saya buat.  Sesuai dengan perkembangan pemahaman, pemikiran dan ide saya, ada beberapa blog lagi yang fokus pada suatu topik tertentu.  Blog ini Insya Allah akan digunakan sebagai sarana untuk sharing dari refleksi saya sehari-hari, yang tidak tertampung di blog lain.

Harapanya sederhana.  Isi blog ini bisa memberikan manfaat bagi pembacanya, sehingga memberikan nilai ibadah, yang tidak terputus, bagi Penulis.  Amin.  Memulainya saat ini juga memberi peluang untuk melihat blog ini tumbuh menjadi remaja, dan mungkin juga dewasa.

Semoga Allah berkenan menerima ini sebagai bagian ibadah saya.  Dan semoga banyak manfaat yang bisa dibagi dari berbagai tulisan yang akan muncul di blog ini.  Amin.

Jakarta, Maret 2016.